Halaman

Nestapa

Langit hitam gelap menyimpan air di perut gendutnya
Lalu ditumpahkan mengguyur puncak puncak hingga lembah
Meluncur turun melahap segala gala yang ditemuinya
Tanah, Kayu, Rumah, Desa, Manusia
Mati tak bersisa
Aceh, sumatera utara, sumatera barat dalam genangan duka
Terkubur tanah nestapa
Seluruh Negeri merasakan dukanya
Seluruh Negeri terkecuali 

Bapak-bapak pawang bencana
Katanya kengerian itu hanyalah hiperbola
Besar karena berita sosial media
Andai nestapa itu melanda bapak dan keluarga
Atau haruskah nestapa itu melanda bapak dan keluarga?

Bapak-bapak tua di kursi pertama
kenapa malah merasa jumawa
menolak kepedulian tangan tetangga
dalam halusinasi Bapak merasa masih bisa
tetapi Bapak sebenarnya tidak bisa
Bapak sebenarnya tak pernah bisa
Seribu nyawa hanyalah angka saja
Bahkan melanjutkan menanam sawit di tanah papua
Andai nestapa itu melanda bapak dan keluarga
Atau haruskah nestapa itu melanda bapak dan keluarga?

Bapak pembantu bapak-bapak tua
yang dulunya menanam ubi tumbuh pepaya
ketika ada anak muda berhasil menggalang dana
Kok Bapak malah memekik, "Jangan jumawa, saya bisa lebih banyak dari Anda"
Bapak, kita tidak sedang dalam perlombaan
Saudara kita di sana sedang butuh uluran
Mengapa Bapak merasa harus menjadi pemenang?
Kalau semua sumber daya bapak yang pegang
Mengapa masih harus menggalang?
Andai nestapa itu melanda bapak dan keluarga
Atau haruskah nestapa itu melanda bapak dan keluarga?

Duhai Bapak-bapak yang memikul amanah
bekerjalah dengan benar, usai sudah membuat ulah
Jika mulutmu tak mampu berbuat mulia
Jangan bunuh kami dalam duka dan lara
Dan bila kau merasa ini tidaklah seduka nestapa
Maka aku memohon kepada Tuhan yang Maha Kuasa
Andai nestapa itu melanda bapak dan keluarga
Atau haruskah nestapa itu melanda bapak dan keluarga?
Semoga nestapa itu melanda bapak dan keluarga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Nestapa

Langit hitam gelap menyimpan air di perut gendutnya Lalu ditumpahkan mengguyur puncak puncak hingga lembah Meluncur turun melahap segala gal...